Mi-17 adalah versi ekspor dari helikopter Mi-8 yang saat ini kedua-duanya masih diproduksi di Kazan, Tatarstan, Rusia. Untuk heli Mi-17 sekarang ini yang paling baru adalah model Mi-17 (V5)…varian 5. Helikopter Mi-17 ini diproduksi pertama kali pada tahun 1982 dan sampai sekarang sekitar 80 negara di dunia menggunakan helikopter jenis ini.
Helikopter Mi-17 merupakan jenis medium weight yang dapat digunkan sebagai helikopter transport multi purpose. Sampai saat ini Pabrik Helikopter di Kazan telah memproduksi sekitar 11 ribu helikopter jenis ini. Ada 3 versi helikopter jenis Mi-17 yaitu Mi-172 sebagai versi penumpang, dengan jumlah penumpang 26 orang biasanya digunakan untuk angkut VIP. Mi-17-1V adalah multi purpose helikopter dengan modifikasi dasar. Dan Mi-17-V5 sebagai versi transport, dapat digunakan multifungsi misalnya angkut personel sampai dengan 36 orang, sling operation, fire fighting (pemadam kebakaran), SAR (Search And Rescue) dan medical helicopter.
Data Teknis
| Weights | |
| Maximum takeoff gross weight | 13000 kg |
| Maximum internal load | 4000 kg |
| Maximum load on the sling | 4500 kg |
| Performance | |
| Level flight maximum speed | 300 km / h |
| Cruise speed | 230 km / h |
| Range with 5% fuel reserve | 715 km |
| Service ceiling | 6000 m |
| Hover ceiling out of ground effect | 3980 m |
| Powerplant (2 X TV3-117 VM) | |
| Emergency rating | 2 x 2200 hp |
| Takeoff rating | 2 x 2000 hp |
| Dimensions | |
| Overall length | 25.31 m |
| Overall height | 5.54 m |
| Main rotor diameter | 21.29 m |
| Cargo compartment specifications | |
| Length | 5.34 m |
| Width | 2.34 m |
| Height | 1.8 m |
| Volume | 23 m3 |
| Carrying capacity | 36 persons |
taken from http://www.kazanhelicopters.com/index.php?id=4
- Mi-17-V5 combat helicopter
Operasional
Helikopter Mi-17-V5 ini dioperasikan minimal 3 orang, Captain Pilot, Copilot dan Flight Engineer. Kapten pilot berada di sebelah kiri, copilot dikanan dan Flight engineer di tengah kokpit. Secara umum seluruh pelaksanaan teknis terbang dilaksanakan oleh pilot, flight engineer mempunyai tugas tersendiri membantu pilot dalam membaca instrumen dan menentukan keadaan emergency yang dihadapi berdasarkan pembacaan instrumen serta melaksanakan prosedur sesuai perintah kapten pilot.
Kapten pilot bertanggung jawab atas semua pelaksanaan tugas terbang, mulai dari persiapan pesawat sampai dengan pelaksanaan tugas dan pelaporan.
Copilot bertugas membantu tugas kapten pilot dalam bernavigasi serta cockpit prosedur termasuk operasional radio dan beberapa instrumen, misalnya memasukkan data FDR(Flight Data Recorder), mengoperasikan Doppler sistem, menghitung jumlah fuel dan melaksanakan navigasi udara.
Flight engineer bertugas mempersiapkan helikopter, melaksanakan start engine dan memonitor instrumen serta membentu tugas kapten pilot. Melaksanakan semua tugas yang diperintahkan kapten pilot.
Untuk 3 awak pesawat yang disebutkan diatas merupakan personel minimal awak pesawat ini. Dapat juga dibantu oleh awak pesawat yang lain, antara lain: Spesialis Airframe, spesialis engine, spesialis radio dan spesialis elektrik sistem. Apabila dilengkapi dengan senjata dibantu oleh spesial senjata. Seluruh awak pesawat mempunyai tugas masing-masing sesuai dengan bidangnya (spesialisasi). Semua tugas masing-masing awak pesawat merupakan tanggung jawab Kapten Pilot.
Manuver
Manuver helikopter Mi-17-V5 terdiri dari manuver normal dan combat manuver. Seluruh manuver normal telah tertuang dalam flight manual, sedangkan combat manuver dipelajari lebih lanjut dalam pendidikan combat maneuver training flight.
Helikopter Mi-17-V5 ini mampu membawa load yang banyak sehingga sangat cocok untuk heli transport, terutama untuk angkut personel dan barang. Personel mampu dibawa sebanyak 36 orang dengan asumsi masing-masing bertanya 100 kg. Termasuk load baik dalam maupun luar(sling) mampu mengangkut sekitar 4 ton (lihat data teknis). Hal ini karena karakteristik pesawat serta engine yang digunakan.
Helikopter ini juga dapat dipersenjatai baik dengan door gun maupun roket serta senapan mesin. Sehingga dapat digunakan juga dalam combat operation, untuk menghancurkan musuh.
Karena bentuknya yang relatif besar, untuk tempat pendaratan helikopter ini membutuhkan tempat yang lebar minimal 60×60 m. Sehingga apabila operasi militer di hutan-hutan akan sulit untuk mempersiapkan helipad bagi helikopter ini. Selain itu karena bentuk yang besar ini akan memudahkan musuh dalam melihat serta menjadikan sasaran tembak. Tetapi dalam hal ini helikopter telah dilengkapi dengan armor steel serta flare (untuk mengelabuhi roket musuh), serta alat menurunkan panas yang dihasilkan exhaust engine.
Demikian penjelasan singkat mengenai helikopter Mi-17-V5, semoga bisa bermanfaat.


Wah wah wah, detail sekali Pak.
Saya jadi pingin menjadi salah satu dari 36 personel yang bisa terangkit. Tenang pak berat saya nggak lebih dari 100Kg Kok.
Great info
By: Komang Adi on June 2, 2008
at 5:31 am
Mas,
Sekali2 cerita2 ttg kekurangannya yah :d
Maaf, bukan mau menjatuhkan loh .. tapi sebagai bahan evaluasi kita bersama sajah
By: Yudha on July 8, 2008
at 2:20 am
Dear mas Sundoro… ijin copy-paste artikelnya yah!? Thanks alot
By: Dsofandi on July 8, 2008
at 6:03 am
What a great copter…
By: kang cahyo on July 9, 2008
at 2:09 am
salut dah ada rekan Darat yang nge-blog ! semoga base99 makin besar didukung oleh pengawak yang melek iptek. Salam dari bajak laut 99, sukses selalu !
By: gusti27 on July 9, 2008
at 1:30 pm
Assalamu alaikum
Trima ksh atas seluruh komentarnya..Smua bisa memberikan masukan dan evaluasi.Termasuk untuk menuliskan kekurangan2nya.Insya’ Alloh saya tulis lbh lanjut. Buat mas sofandi dan teman2 lain yang ingin copy artikel saya persilakan,cuma jangan menjadi plagiator. Tolong tuliskan sumbernya..Mari kita mulai menghargai karya orang lain.
Untuk update,saya masih kesulitan karena keterbatasan yang ada.
Wassalam.
By: sundoroagung on July 10, 2008
at 5:55 am
mas sudoro tulisanya sangat memberikan pencerahan ^_^ mas kl bisa tulis juga tentang kedatangan ,perakitan dan operasional nya mi-17v5 nya penerbad yah hehehe..tq
By: flogger on July 10, 2008
at 8:32 am
mas agung boleh anda tampilkan heli Mi-17 secara utuh, trus apakah ini pengadaan kontrak yg dulu bermasalah atau pengadaan kontrak th 2007 lalu antara SBY bersama Putin
Terus kenapa pendaratnya ada di Surabaya bukan di halim?
atau heli itu sebagian akan jd milik TNI AL yg dulu pernah tertunda
By: Santun on July 13, 2008
at 6:07 am
Helikopter ini juga dapat dipersenjatai baik dengan door gun maupun roket serta senapan mesin. Sehingga dapat digunakan juga dalam combat operation, untuk menghancurkan musuh.
—>
nice…. sistem senjatanya berarti juga mirip² dengan Mi-35P punya kita juga dong ya mas?
apa Mi-17-V-5 yang kita beli ini juga lengkap dengan sistem senjata (rocket pod, door gun pod…kan nggak mungkin pakai door gun-pod yang sama dengan Bell-412 doong…heheheeh)?
By: mario on July 23, 2008
at 10:56 am
Assalamualaikum, untuk foto helikopter insya’ Alloh akan saya upload.Sekarang masih dalam proses penulisan tentang mi-35P dan tentu saja kesatuan saya yang mengoperasionalkan heli-heli ini.Sistem senjata semua lengkap dan siap pakai.
Wassalam
By: sundoroagung on July 31, 2008
at 8:01 pm
wahh…benar2..guedhe…tenan..to.. kaya bus mini az yaa bisa nampung 36 orang…ga rugi punya heli MI 17 V5 itu..hhehehe..
By: hatrira on August 5, 2008
at 3:21 pm
sistem senjata mi 17 indonesia yg baru tiba kata anda&sudah siap pakai,namun dari data yg saya dapatkan menurutnya semua sistem tersebut tidak tersedia dalam paket pembelian yg dilakukan oleh indonesia pada saat heli tersebut diserahterimakan pd penerbad
jd jika bnr bgt 1fungsi helikopter mi 17 v5 yg kita beli tersebut yaitu sbg ground support helicopter
By: agung on September 12, 2008
at 10:37 am
alusista yang dibeli oleh indonesia, saya sangat setuju sekali bila berasal dari rusia. karena kalo kita terlalu bergantung kepada amerika, mereka seperti semaunya saja memberikan sistem alusista yang hanya sub standart dan tidak cocok jika dikatakan sebagai alat perang standart.
By: agung on September 16, 2008
at 6:00 am
Salut atas web ini, jarang – jarang anggota TNI yang mau menulis soal senjata yang digunakan. Kami jadi sedikit mengerti dari apa yang dibeli dari “uang kami”. Terima kasih , Rwat yang baik yah!
By: Benny Antares on January 28, 2009
at 9:27 am
Insya Alloh kita rawat sampai masa pakainya habis…Alutsista kita tidak kalah sama negara2 maju kok mas. Bisa kita banggakan.
By: sundoroagung on January 29, 2009
at 2:57 am
OK mas , Kapan – kapan cerita pengalaman Operasi yah………….biasanya tuh seru ceritanya……….
Kalau nggak salah di India kemarin Heli jenis ini juga dipakai buat Operasi Pasukan Khusus India dalam rangka penanggulangan teror di Mumbai yah…………..
By: Benny Antares on February 2, 2009
at 6:01 am
mau nanya nih…..jenis helikopter/pesawat yg sekarang ini masih digunakan ama Penerbad…trus Penerbad ini apakah pendidikannya sama dengan Penerbal..?
oh ya kunjungi Forum Militer di kaskus dong…..lumayan sbg anggota TNI bisa ngasih informasi gratisan
By: koncling on February 6, 2009
at 3:09 am